Jumat, 30 Desember 2016

Esensi manusia dalam pandangan pendidikan


Pengertian Esensi : Esensi adalah apanya kenyataan, yaitu hakikatnya. Pengertian mengenai esensi mengalami perubahan sesuai dengan konsep penggunaannya, sehingga esensi ialah pada konsepnya sendiri. Menurut Thomas Aquinas, esensi adalah apanya sesuatu yang terlepas dari persoalan apakah sesuatu itu ada atau tidak.
Pengertian Pendidikan : Menurut Redja Mudyahardjo (1998: 3) ‘‘Pendidikan adalah hidup. Pendidikan adalah segala pengalaman belajar yang berlangsung dalam segala lingkungan dan sepanjang hidup.Pendidikan adalah segala situasi hidup yang mempengaruhi pertumbuhan individu”.
Pendidikan merupakan upaya memanusiakan manusia atau upaya membantu manusia agar mampu mewujudkan diri sesuai dengan karakteristiknya masing-masing. Pendidikan adalah masalah yang sangat penting bahkan tidak dapat  dipisahkan dari kehidupan, terutama pada zaman yang semakin canggih ini, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat dunia semakin sempit.

“Pendidikan merupakan salah satu kebutuhan pokok dalam kehidupan manusia yang berfikir bagaimana menjalani kehidupan dunia ini dalam rangka mempertahankan hidup dalam hidup dan penghidupan manusia yang mengemban tugas dari Sang Kholiq untuk beribadah”.

Manusia adalah makhluk ciptaan tuhan yang paling sempurna yang memilki kemampuan intelektual dan daya nalar sehingga manusia mampu berfikir, berbuat, dan bertindak untuk membuat perubahan dengan maksud pengembangan sebagai manusia yang utuh.

Berbagai aspek kehakikat manusia, pada dasarnya adalah  potensi yang harus diwujudkan setiap orang, sebab itu bahwa berbagai aspek hakikat manusia merupakan sosok manusia ideal, merupakan gambaran manusia yang dicita-citakan atau yang menjadi tujuan. Sosok manusia ideal tersebut melainkan harus diupayakan untuk diwujudkan.

Dalam kaitannya dengan perkembangan individu, manusia dapat tumbuh dan berkembang melalui suatu proses alami menuju kedewasaan baik bersifat jasmani maupun rohani. Oleh karena itu, manusia memerlukan pendidikan demi mendapatkan perkembangan yang optimal sebagai manusia.
Pada dasarnya, ada dua pokok permasalahan tentang hakikat manusia. Pertama, telah tentang manusia atau hakikat manusia sebagai makhluk ciptaan tuhan di muka bumi ini. Kedua, telah tentang sifat manusia dan karakteristik yang menjadi ciri hususnya serta hubungannya dengan fitrah manusia.
Oleh karena manusia mempunyai akal dan fikiran kita harus mengembangkan akal dan fikiran tersebut menjadi sesuatu yang berguna untuk kita dan orang lain, maka dari itu kita memerlukan lembaga pendidikan untuk mengembangkan kemampuan kita (oleh karena itu pendidikan sangat erat kaitannya dengan manusia).

Pendidikan di Pedalaman Indonesia

Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sering terjadi di bawah bimbingan orang lain, tetapi juga memungkinkan secara otodidak. Semua orang berhak memperoleh pendidikan. Salah satu fungsi pendidikan yaitu mempersiapkan anggota masyarakat untuk mencari nafkah. Jika orang yang tidak mempunyai pendidikan atau belum pernah mengenyam bangku pendidikan akan sulit untuk mendapatkan pekerjaan, hal itu juga yang menyebabkan banyak terjadinya pengangguran di Indonesia.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan mirisnya kondisi pendidikan di Indonesia, yaitu masih banyak sekolah ataupun sistem pendidikan di daerah-daerah pedalaman Indonesia yang belum dilirik oleh pemerintah. Seakan-akan Pemerintah hanya memfokuskan pendidikan di kota-kota besar di Indonesia. Sungguh miris jika kita semua mengetahui bagaimana kondisi pendidikan di Indonesia ini khusunya di daerah pedalaman yang jauh dari ibu kota. Jika kita lihat di berbagai media online ataupun televisi yang memberitakan tentang kondisi pendidikan atau  keadaan sekolah yang tak layak pakai, bangunan yang sudah mulai tua ataupun sudah hancur, dan masih banyak lagi. Sekolah yang tak layak pakai akan sangat membahayakan murid ataupun guru yang berada didalam gedung itu. Membuat siswa ataupun guru merasa tidak nyaman untuk melakukan proses pembelajaran.
            Ada banyak anak-anak Indonesia di pedalaman sana yang sangat ingin mendapatkan pendidikan yang layak. Mereka rela harus berjalan berkilo-kilo meter bahkan ada yang menyebrang dengan perahu ataupun melwati jembatan yang sudah mau hancur  hanya untuk bisa belajar. Sungguh sangat bangga dengan anak-anak di pedalaman Indonesia. Namun saat banyak anak-anak yang ingin belajar sekolah kekurangan tenaga kerja pendidik yang mau untuk mengajar di daerah pedalaman. Ada sebagian yang menggap bahwa mengajar disana gajinya kecil, jauh dari ibu kota. Memang itu semua kembali lagi kepada guru-guru yang dengan sukarela mengajar anak-anak di pedalaman. Banyak diluar sana yang menginginkan pemerataan pembangunan dalam hal pendidikan, agar semua anak-anak di Indonesia baik yang di daerah pedalaman maupun di daerah kota-kota besar mendapatkan pendidikan yang layak

Analisis Praktis dan Implikasi Bagi Jurusan Landsan Sosial Budaya



Analisis Praktis

Individu yang berkualitas adalah individu yang dapat menyesuaikan diri dimanapun berada dan harus dapat memilih pergaulan karena hal tersebut sangat besar pengaruhnya.
            Sebagai contoh, terdapat studi kasus untuk memperjelas tentang Landasan Sosial Budaya dalam konteks perkembangan teknologi. Pada saat sekarang, tidak ada seorang yang tidak mengenal handphone. Handphone sebagai teknologi informasi yang memiliki pengaruh positif dan negatif serta akibat yang bisa mempengaruhi sikap dan perilaku generasi muda saat ini. Dari siswa yang masih duduk disekolah dasar hingga mahasiswa sudah mengenal handphone dan hampir semuanya mempunyai handphone. Banyak sekali manfaat dari alat komunikasi ini, akan tetapi handphone menjadi dampak yang sangat buruk apabila tidak digunakan disaat waktu dan tempat yang tidak sesuai. Sekarang sudah tidak heran lagi apabila kita menemukan orang di jalan raya yang sedang mengendarai kendaraan akan tetapi ditangannya mengenggam handphone sedang mengetik sms ataupun sedang menelfon. Mungkin bagi sebagian individu yang melakukannya itu hal yang mudah, akan tetapi hal tersebut sangat berbahaya yang akan mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.

Implikasi Bagi Jurusan Bimbingan dan Konseling

            Dengan perkembangan yang semakin pesat dalam berbagai aspek dan banyak masalah-masalah yang timbul akibat modernisasi maka peran Bimbingan dan Konseling sangat dibutuhkan untuk membantu masyarakat mengatasinya dan dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya.